Museum Macan Yang Tidak Ada Kandang Macannya

Museum Macan

Museum Macan? Dari namanya mungkin Anda akan berfikir ini adalah museum yang khusus memamerkan segala sesuatu tentang hewan buas berbulu loreng-loreng itu. Anda sudah pasti terkecoh. Nama MACAN sendiri merupakan singkatan dari “Modern and Contemporary Art in Nusantara”. Jadi museum ini sebenarnya adalah museum pertama di Indonesia yang khusus untuk memamerkan koleksi-koleksi seni modern dan kontemporer hasil seniman Indonesia maupun internasional.

Mengenal Museum Macan

Museum yang berdiri di atas lahan seluas hampir 4000 meter persegi ini menampilkan 90 karya seni rupa hasil bakat seniman lokal dan internasional. Museum MACAN juga menjadi satu-satunya galeri yang menampilkan karya seni modern dan kontemporer di Indonesia. Sebagian besar karya seni yang ditampilkan berasal dari koleksi pribadi Haryanto Adikoesoemo, seorang pengusaha Indonesia yang juga kolektor karya seni.

Dibuka untuk umum sejak November 2017 silam, museum ini seakan menjadi sebuah angin segar bagi para penggiat seni. Terutama bagi pada seniman seni rupa dengan genre kontemporer. Di Museum MACAN Anda tidak hanya akan menemukan seni lukis dengan media kanvas seperti pada umumnya karena karya-karya yang dipamerkan museum ini lebih beragam.

Museum ini bisa menjadi alternatif wisata bagi kamu yang menginginkan tempat wisata dari yang mainstream. Tentu wisata ini juga menyimpan beragam kandungan pendidikan di dalamnya. Karya seni yang beragam juga mengajarkan bagaimana keindahan bisa diwujudkan dalam beragam karya menarik nan luar biasa.

Tidak Menampilkan Karya Seni Konvensional

Karakter seni kontemporer yang lebih fleksibel, dengan teknis dan mediumnya yang lebih beragam, membuat tempat ini cukup menarik untuk dikunjungi. Dindingnya berhiaskan berbagai jenis karya seni. Tidak hanya ditempeli dengan lukisan, namun juga seni instalasi, bahkan patung-patung dengan bentuk yang nyeleneh.

Salah satu galeri yang paling menawan adalah galeri Pameran Yayoi Kusama, seorang seniman senior asal Jepang. Pameran ini berlangsung sampai akhir September 2018 silam. Begitu mempesonanya, galeri ini bahkan berhasil menduduki peringkat ke 8 tempat terbaik versi Time Magazine.

Tempat Wisata Edukatif Untuk Seluruh Anggota Keluarga

Museum yang berada di Wisma AKR Lantai MM, Jl Panjang No 5, Kebon Jeruk, Jakarta Barat ini tentunya wajib menjadi pilihan wisata edukatif baru untuk Anda dan keluarga. Tidak hanya menjadi tempat untuk ajang untuk membuat foto-foto yang keren, museum ini sendiri bisa jadi sarana edukasi bagi anak-anak Anda yang masih sekolah, seniman muda, dan juga para penikmat seni.

Museum MACAN dibuka dari hari Selasa sampai dengan Minggu, dan bisa Anda kunjungi di jam operasional museum yakni dari jam 10.00 pagi hingga 19.00 malam. Yang perlu Anda ketahui pula, Museum MACAN tutup dihari Senin dan hari libur nasional.

Tiket masuk dihargai Rp 50.000,- untuk orang dewasa, Rp 40.000,- untuk pelajar atau lansia, dan Rp 30.000,- untuk anak-anak. Dengan harga yang cukup terjangkau, membuat museum ini kian hari makin ramai. Untuk Anda yang terlanjur jatuh cinta dengan museum ini, Museum MACAN juga menawarkan kartu keanggotaan yang disebut dengan Macan Society. Harga yang ditawarkan bervariatif, mulai dari Rp 300.000,- untuk dewasa, Rp 180.000,- untuk pelajar, atau Rp 750.000,- untuk keluarga (2 dewasa, 2 anak-anak) per tahun.

Tunggu apalagi, ayo jalan-jalan ke museum, dan kenalkan kecintaan terhadap seni kepada anak-anak Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *